Select Menu

Iklan 1080x90

SaintekSIROH

PKS BERKHIDMAT UNTUK RAKYAT

BERITA SIAK

FIQIH

SIROH

Kesehatan

Saintek

Video Pilihan

» » Terkait Hambalang, Keberanian KPK Ditantang Memeriksa Ibas

Terkait Hambalang, Keberanian KPK Ditantang Memeriksa Ibas


By: Abul Ezz Kamis, 18 Juli 2013 0

131058pkssiak.org, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sempat memeriksa sebagai saksi Ketua OC Kongres Partai Demokrat Didik Mukri terkait dengan dugaan korupsi proyek Hambalang Bogor Jawa Barat.

Namun, KPK diminta tidak sampai disitu. Sebab, jika ingin menyeluruh maka panitia yang lain juga harus diperiksa. Termasuk Ketua dan Sekretaris SC.

“Kapan giliran Ketua dan Sekretaris SC diperiksa. Ini satu paket dan keduanya harus diperiksa. Saya sangat menunggu. Saya sendiri tidak tahu siapa ketua dan sekretaris SC”, sindir loyalis Anas Urbaningrum, Ma’mun Murod Al-Barbasy, dalam keterangan pers seperti yang diterima redaksi kemarin.

Untuk diketahui, Ketua SC saat kongres 2010 di Bandung adalah Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Sementara sekretaris SC adalah M.Nazaruddin. Bekas Sekretaris Departemen Agama DPP Partai Demokrat mengatakan, dua orang itu harus diperiksa. Tidak ada alasan KPK untuk berhenti hanya pada Didik.

Dia yakin, KPK berani memanggil Ibas dan Nazaruddin. Apalagi, Ketua KPK Abraham Samad pernah mengaku tidak takut dengan kekuasaan manapun kecuali Tuhan.

“Katanya Ketua KPK Abraham Samad tidak takut kepada siapapun, buktikan dong kepada publik bahwa Ketua KPK itu seorang pemberani, yang tidak takut pada siapapun (kekuatan manapun) kecuali pada Allah SWT,” kata pengajar ilmu politik Universitas Muhammadiyah Jakarta ini.

Menurut dia, KPK juga harus memeriksa semua tim sukses calon ketua umum, baik dari kubu Anas Urbaningrum, Marzuki Alie maupun Andi Mallarangeng.

“Termasuk SBY yang tegas mendukung Andi. Penting juga KPK untuk memeriksa aliran dana ke Partai Demokrat sebagai institusi,” tegasnya.

Begitu juga soal gratifikasi, KPK juga harus tegas. Kalau yang tidak jelas seperti Harrier diungkit-ungkit terus, kenapa yang sudah terang benderang, buktinya ada, saksinya ada tetapi sampai sekarang tidak juga diperiksa-periksa.

“Jadi kalau KPK mau tuntaskan keterkaitan Hambalang dengan Kongres Bandung periksa semuanya, kecuali kalau KPK sekedar ingin mencari-cari kesalahan Anas,” tandas Wakil Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah ini.[tubasmedia]




DPD PKS Siak - Download Android App


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
0 Comments
Tweets
Komentar